Cara Magazine Mengumpulkan 10 K Followers Dalam 2 Minggu

Saravahsoul –¬†Founder Magazine adalah majalah online untuk pengusaha di Melbourne, Australia. Majalah ini dimulai sendiri oleh Nathan Chan pada tahun 2013 dan sekarang mencapai edisi ke-73 dengan ratusan ribu pelanggan. Ketika dia baru memulai dengan Foundr, timnya dapat mengumpulkan pengikut dari nol hingga 10.000 dalam dua minggu. Kemudian dengan eksperimentasi dan kreativitas, majalah Foundr mampu menumbuhkan jumlah pengikut dalam waktu kurang dari satu tahun dari 10 ribu menjadi lebih dari 1 juta. Dengan Instagram, tim Foundr dapat memperoleh banyak pelanggan baru, memperkenalkan merek mereka kepada banyak orang, dan mengembangkan bisnis yang melampaui ekspektasi mereka sendiri. Pada artikel kali ini membagikan langkah-langkah yang ia dan timnya lakukan untuk meraih kesuksesan di Instagram, dan semoga dapat membantu kalian semua.

1. Pilih konten Instagram yang cocok untuk merek Anda

Bagian ini benar-benar membutuhkan refleksi dan usaha. Untuk mendapatkan banyak orang (bukan bot) untuk diikuti, Anda perlu membuat konten yang tidak hanya khusus untuk Instagram, tetapi juga yang diinginkan oleh calon pengikut Anda. Menemukan strategi dan gaya yang tepat sangatlah penting, karena melalui itu followers akan lebih mengenal merek Anda. Secara umum, ada berbagai jenis gambar atau postingan yang berfungsi cukup baik untuk semua jenis bisnis. Kata-kata inspiratif, kata-kata humor, fotografi kuliner berkualitas, atau foto landscape sudah cukup aman menjadi postingan Instagram pertama Anda. Tapi pikirkan baik-baik tentang jenis konten yang akan Anda buat. Perlu Anda ingat bahwa Instagram menjadi populer karena platform ini sangat unik dan menawarkan pengalaman berbeda dari Facebook atau Twitter. Pikirkan hal-hal seperti: Bagaimana orang akan menemukan konten Anda? Hashtag mana yang akan Anda gunakan? Jika seseorang mencari salah satu dari hashtag ini dan menemukan pesan Anda, mereka akan cukup tertarik untuk mengunjungi akun Anda, atau mereka akan kecewa karena hashtag tersebut tidak berhubungan dengan pesan tersebut. Menurut penelitian, orang memproses benda visual 60 ribu kali lebih cepat daripada menulis. Oleh karena itu, pesan Anda harus menonjol karena orang membutuhkan kurang dari 1 detik untuk memutuskan apakah pesan Anda cukup menarik untuk diselidiki lebih lanjut.

2. Buat konten yang akan disukai dan diikuti oleh pengikut Anda

Sekarang setelah Anda memahami jenis konten apa yang terbaik untuk merek Anda, sekarang saatnya untuk fokus membuat pesan keren yang disukai pengikut Anda. Cari tahu apa yang disukai pengikut di Instagram, atau tema apa yang cocok untuk mereka, dan isi akun Anda dengan gambar-gambar itu. Karena sangat penting membangun relasi dengan mereka. Ada begitu banyak insiden di mana pesan yang kami yakini tentang “pertempuran” tokoh pertunangan tidak berhasil. Di lain waktu kami bingung mengapa sebuah postingan begitu populer. Salah satu cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan melihat apa yang diposkan pesaing, atau melihat situs web dan blog yang populer di wilayah Anda. Jika bisnis Anda menarik secara visual, memposting foto tentang apa yang Anda lakukan bukanlah ide yang buruk. Tapi berhati-hatilah untuk tidak “memisahkan” diri Anda sendiri. Seorang selebriti dapat terus memposting foto dirinya karena kehidupan utamanya adalah kehidupan pribadinya. Tentunya Anda juga bebas membagikan banyak foto tentang Anda di akun Instagram pribadi Anda. Tetapi jika Anda memiliki akun bisnis, jangan memposting terlalu banyak foto pribadi kecuali cocok dengan tema merek Anda.

Misalnya, CEO atau pendiri dapat membagikan foto tentang cara mereka mengatur meja. Namun foto-foto yang mereka lakukan di Las Vegas tentu tidak sesuai. Penghakiman bisa kehilangan keterlibatan akun karena konten yang tidak dipertahankan dan membingungkan penggemar. Di Instagram, pertunangan adalah raja. Di akun kami, gambar yang menimbulkan respons, perasaan, atau pertanyaan yang membuat orang berpikir, umumnya menghasilkan angka yang bagus.