Motif Hijab Etnik yang Modern Kekinian

Saravahsoul – Di Indonesia, hijab tidak hanya menjadi penutup bagi wanita muslimah, tetapi sudah menjadi bagian penting dari industri fashion. Hijab di Indonesia semakin populer selama dua dekade terakhir, dan trennya berubah setiap tahun dari segi bentuk, bahan dan motif hijab. Di sisi lain, jika melihat perkembangan trend fashion di Indonesia, nampaknya masyarakat mulai menyukai pakaian etnik yang didesain menjadi pakaian modern. Hal ini terlihat dari tren beberapa tahun terakhir ini, desainer Indonesia memproduksi koleksi busana etnik dan masih berlaku di tahun ini, termasuk tren hijab. Hyab dengan motif lucu diprediksi akan menjadi tren tahun ini.

Meski tampak mengenakan hijab, Anda tetap bisa tampil modis sesuai tren. Motif etnik yang menghiasi hijab akan membuat wanita yang memakainya terlihat anggun dan anggun. Selain itu, Anda akan merasa bangga mengenakan hijab dengan motif etnik yang semakin banyak diincar oleh banyak wanita. Anda tidak lagi meremehkan tren hijab etnik yang mempesona. Kini saatnya Anda tampil memukau saat Lebaran dengan hijab bermotif etnik yang semakin populer di kalangan wanita. Yuk, cari tahu di bawah ini seperti apa tampilan hijab etnik!

1. Hijab etnik dengan motif batik

Batik dan Indonesia adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Batik adalah kain khas Indonesia yang digunakan sejak jaman dulu. Penggunaan kain batik kini tidak hanya dipadukan dengan pakaian adat. Batik di era modern sudah menjadi pakaian sehari-hari, untuk kegiatan santai hingga formal. Tidak hanya terlihat cantik, setiap motif batik pada hijab dapat memaksimalkan penampilan Anda, apalagi jika dipadukan dengan item senada warna lainnya.

2. Hijab etnik dengan motif garis-garis

Nama lurik berasal dari bahasa jawa “lorek” yang artinya garis. Karenanya, motif sering dibuat dalam bentuk garis-garis menurun. Banyak desainer ternama Indonesia yang kini mengintai trend fashion hingga akhirnya hijab atau pashmina bermotif etnik ini muncul.

3. Hijab etnik dengan tenunan Toraja

Tenun Toraja merupakan kanvas khas Indonesia yang wisatawannya mulai mengekspos eksistensi bule secara khusus. Selain keindahan warnanya, motif yang dibuat karena pengerjaan turun-temurun membuat kain ini menarik. Oleh karena itu tidak mengherankan bila tenun Toraja sampai saat ini menjadi salah satu kerajinan yang keberadaannya masih dilestarikan dan dikembangkan. Berbeda dengan kain lainnya, tenun asli Toraja mudah dikenali dengan warna-warna yang melambangkan keindahan alam Toraja, warna tanah seperti merah, coklat, hijau dan biru. Bagi kamu yang ingin menggunakan motif-motif indah tenun Toraja, kini bisa dengan mudah menemukannya di hijab.

4. Hijab etnik dengan motif Bugis

Kain tenun Bugis terkenal dengan motifnya yang bentuknya mirip sarung. Pada awal pembuatannya tenun Bugis hanya memiliki dua jenis motif, yaitu motif kotak-kotak besar dan kecil yang dapat digunakan sebagai penanda apakah pemakainya masih lajang atau sudah menikah. Seiring dengan meningkatnya keterampilan pengrajin, motif kain bugis pun semakin beragam. Untuk melengkapi penampilan Anda dengan busana muslim saat Lebaran, hijab motif kain etnik Bugis bisa menjadi pilihan yang menarik. Perlu diingat bahwa jika hijab Anda memiliki warna yang cukup cerah, maka kenakan pakaian berwarna gelap atau gelap agar tampilan semakin terlihat.

5. Motif hijab etnik sasirangan

Rekomendasi naishahijrah selanjutnya adalah motif sasirangan. Sasirangan adalah kain tradisional Banjar Kalimantan Selatan. Kata ‘Sasirangan’ berasal dari kata ‘sirang’ yang artinya diikat atau dibuang. Kain Banjar tradisional Kalimantan Selatan ini dibuat dengan cara diikat, kemudian dicelupkan ke dalam warna yang berbeda sehingga menghasilkan ragam motif dan warna yang indah. Keunikan kain sasirangan adalah coraknya yang beragam dan berwarna-warni. Saat ini banyak hijab yang dihiasi dengan motif sasirangan yang cantik untuk memaksimalkan muslimah khususnya saat merayakan lebaran.